Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, UPI Y.A.I Keluarkan Protokol Kesehatan dan Keselamatan Kampus

Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, UPI Y.A.I Keluarkan Protokol Kesehatan dan Keselamatan Kampus


JAKARTA, 6 September 2026 — Mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik terkini serta potensi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, manajemen Universitas Persada Indonesia Y.A.I (UPI Y.A.I) secara proaktif mengeluarkan imbauan keselamatan dan protokol kesehatan bagi seluruh sivitas akademika. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menempatkan kesehatan dan well-being mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan sebagai prioritas utama.


Meskipun aktivitas perkuliahan tetap berjalan dengan pengawasan ketat terhadap kondisi udara, pihak kampus menginstruksikan seluruh warga kampus untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.


Sebagai langkah mitigasi dini, manajemen UPI Y.A.I merilis panduan keselamatan operasional harian di lingkungan kampus:

·       Penggunaan Masker Outdoor: Seluruh sivitas akademika diimbau untuk selalu mengenakan masker saat mobilitas di luar ruangan guna menghindari risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

·       Optimalisasi Ruangan Tertutup: Jendela ruang kelas dan area co-working dipastikan tertutup rapat untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan tetap steril.

·       Mitigasi Kesehatan Mandiri: Civitas akademika yang mulai merasakan gejala kurang fit atau mengalami iritasi saluran pernapasan maupun mata diminta untuk segera beristirahat (take a break) dan mendapatkan penanganan medis yang memadai.


Rektorat UPI Y.A.I juga mengimbau seluruh mahasiswa dan staf untuk tetap tenang, saling menjaga, serta aktif mengingatkan rekan sekitar. Koordinasi dan pemantauan informasi resmi secara berkala menjadi kunci utama agar sivitas akademika tidak terpapar oleh informasi yang tidak valid (hoax).


UPI Y.A.I menginstruksikan agar seluruh warga kampus senantiasa memantau perkembangan situasi melalui saluran komunikasi resmi kampus serta rilis data dari lembaga berwenang, meliputi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG/Badan Geologi), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.


Stay safe, stay healthy, and take care of each other!


 


Share:

Tags: UPI Y.A.I,Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau,Keselamatan Kampus UPI YAI,Protokol Kesehatan Kampus,Mitigasi Bencana UPI YAI,BPBD DKI Jakarta,BMKG,Perguruan Tinggi Swasta Jakarta