HIMTI UPI
Y.A.I Sukses Gelar Webinar Siber: Bedah Strategi CIA Triad Hingga Peta Karier Cybersecurity
di Tengah Krisis Talenta Digital
JAKARTA, 16 Mei 2026 – Maraknya
fenomena penipuan daring, kebocoran data, hingga kecemasan masyarakat akan keamanan
saldo digital menjadi latar belakang kuat diadakannya aksi nyata edukasi publik
oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Persada Indonesia Y.A.I
(HIMTI UPI Y.A.I). Melalui komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi, HIMTI UPI
Y.A.I sukses menggelar webinar nasional bertajuk "Keamanan Informasi:
Strategi Perlindungan Data Pribadi dan Prospek Karier di Era Keterbukaan
Informasi".
Acara yang dilaksanakan secara
virtual melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu, 16 Mei 2026 lalu ini,
berhasil menarik antusiasme besar dari puluhan mahasiswa rumpun informatika,
sistem informasi, hingga masyarakat umum.
Mengubah
Kerentanan Menjadi Ketangguhan Lewat Pondasi 'CIA Triad'
Hadir sebagai pembicara utama,
Fathin Faturahman Fikri, S.Kom., seorang IT Security Operation Center (SOC)
Analyst L1 di PT Sinergy Informasi Pratama sekaligus alumnus berprestasi
UPI Y.A.I. Dalam paparannya, Fathin menekankan bahwa masyarakat sering kali
menjadi korban kejahatan siber bukan karena kecanggihan sistem peretas, melainkan
karena manipulasi psikologis atau Social Engineering.
"Serangan seperti phishing
dan ransomware terus bermutasi di Indonesia. Masyarakat, khususnya
mahasiswa, harus memahami pondasi utama Keamanan Informasi yang bertumpu
pada CIA Triad, yaitu Confidentiality (Kerahasiaan data), Integrity
(Keaslian data), dan Availability (Ketersediaan akses)," ujar
Fathin di hadapan peserta webinar.
Lebih lanjut, Fathin membagikan
taktik praktis yang membumi bagi mahasiswa untuk mengamankan ruang digital
pribadi, mulai dari pemanfaatan perangkat secara aman, mengaktifkan otentikasi
ganda, hingga pentingnya bersikap bijak dan membatasi penyebaran data sensitif
di media sosial.
Menjawab
Tantangan Kelangkaan Talenta (Talent Shortage) Siber
Selain memberikan edukasi
proteksi, nilai berita krusial dalam webinar ini adalah pemetaan peluang karier
siber global yang saat ini tengah mengalami krisis kelangkaan talenta (talent
shortage). Fathin membedah ekosistem dunia kerja profesional siber menggunakan
konsep Cyber Security Colour Wheel untuk memperluas wawasan mahasiswa
mengenai spesifikasi profesi yang ada.
Ia menjelaskan berbagai peran
penting di industri, seperti Blue Team yang berfokus pada pertahanan
siber (seperti SOC Analyst dan Incident Response), Red Team
untuk pengujian celah (Penetration Testing), hingga White Team
yang mengurusi tata kelola risiko (Governance/Overseeing).
Sebagai pemegang sertifikasi
internasional CompTIA Security+, Fathin juga memberikan peta jalan (roadmap)
nyata bagi pemula. Ia merekomendasikan platform belajar praktis seperti
TryHackMe, Hack The Box, dan Cisco Networking Academy, serta pentingnya
mengambil sertifikasi dasar seperti CompTIA Security+ atau CCST
Cybersecurity sebagai modal awal menembus industri. Untuk memperkaya
pemahaman industri, peserta bahkan diajak membedah studi kasus nyata (dan
simulasi) penanganan serangan Brute Force berbasis platform SIEM (Security
Information and Event Management).
Apresiasi
dari Sektor Akademis
Ketua Pelaksana Kegiatan, Badda
Maghrobby Osman, didampingi Ketua HIMTI Bambang Ari Purnomo, mengungkapkan rasa
syukur atas kelancaran agenda ini.
"Kami tidak ingin mahasiswa
hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga agen perubahan yang solutif. Webinar
ini menjembatani dua urgensi: membentuk masyarakat yang melek proteksi data,
sekaligus menginspirasi lahirnya para pelindung siber masa depan yang sangat
dibutuhkan industri saat ini," tegas panitia.
Aksi taktis dan edukatif
mahasiswa ini didukung penuh dan dihadiri oleh bu Henni, S.T., M.T. (Wakil
Dekan III Fakultas Teknik) serta I Gede Agus Suwartane, S.T., M.Kom. (Kaprodi
Sistem Informasi S1). Sepanjang tiga jam pelaksanaan, acara berlangsung dinamis
di bawah panduan Moderator Alya Dwi Lestari dan MC Kaninda Aurellia hingga
penyerahan doorprize e-wallet bagi peserta aktif di penghujung acara.

English