Kolaborasi Riset untuk Memperkuat Ketahanan Infrastruktur Indonesia
Jakarta – Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia Y.A.I terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan riset melalui hibah penelitian “Model Kerangka Tata Kelola dan Kepemimpinan KSO Multinasional untuk Meningkatkan Ketahanan Proyek Infrastruktur Strategis di Indonesia.”
Penelitian ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan melibatkan akademisi dari kedua institusi. Kolaborasi lintas negara tersebut menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta pendekatan dalam menghadapi kompleksitas proyek infrastruktur strategis.
Tata Kelola Menjadi Faktor Kritis
Dalam wawancara, Associate Prof. Ts. Dr. Joewono Prasetijo dari UTHM menjelaskan bahwa tata kelola merupakan salah satu aspek critical dalam pelaksanaan kerja sama operasi (KSO) multinasional. Tata kelola yang baik diperlukan untuk memastikan setiap pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas serta mampu bekerja secara efektif dalam menghadapi berbagai tantangan proyek.
Menurutnya, tantangan dalam proyek infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan krisis maupun persoalan teknis. Kemampuan membangun sistem kerja yang efektif dan menjadikan tata kelola sebagai acuan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek.
“Bukan hanya krisis yang menjadi masalah. Melaksanakan tata kelola dan menjadikannya sebagai benchmark dapat menghasilkan kerja yang lebih efisien.”
Mendorong Riset yang Menghasilkan Solusi
Penelitian tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga diharapkan mampu memberikan solusi yang dapat diterapkan dalam konteks nyata. Hasil riset yang dapat diadopsi dan diimplementasikan akan memberikan manfaat lebih luas bagi pengembangan proyek infrastruktur.
Kolaborasi antara akademisi Indonesia dan Malaysia turut membuka kesempatan untuk memperkaya perspektif penelitian. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman memungkinkan berbagai persoalan dalam pengelolaan proyek infrastruktur dikaji secara lebih komprehensif.
Hal tersebut sejalan dengan pentingnya menghasilkan penelitian yang tidak berhenti pada kesimpulan, tetapi mampu menawarkan solusi yang relevan dan aplikatif.
“Ada conclusion, mesti ada solusi. Solusi yang diberikan diharapkan bisa diadopsi dan diimplementasikan, bukan hanya di Indonesia.”
Kolaborasi Internasional Perkuat Ekosistem Riset
Kerja sama antara UPI Y.A.I dan UTHM juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat ekosistem penelitian dan jejaring akademik. Kolaborasi lintas universitas dan lintas negara memberikan ruang bagi dosen dan peneliti untuk bertukar pengalaman sekaligus mengembangkan penelitian dengan perspektif internasional.
Selain memperluas jejaring akademik, kolaborasi internasional juga dapat mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan memperkuat capaian Key Performance Indicator (KPI) penelitian. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun reputasi akademik institusi di tingkat yang lebih luas.
“Kolaborasi internasional bukan hanya cross-university, tetapi juga membuka peluang untuk menghasilkan penelitian yang lebih bermutu karena levelnya internasional.”
Menuju Infrastruktur Indonesia yang Lebih Tangguh
Pengembangan infrastruktur strategis membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis. Tata kelola, kepemimpinan, komunikasi, pembagian peran, serta kolaborasi antarpihak menjadi faktor penting dalam menciptakan proyek yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi UPI Y.A.I dan UTHM, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model tata kelola yang relevan dan aplikatif untuk mendukung pelaksanaan proyek infrastruktur strategis di Indonesia.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan riset yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi bagi kebutuhan pembangunan.
Kolaborasi riset bukan sekadar bertukar pengetahuan, tetapi menghadirkan solusi yang dapat diterapkan untuk membangun infrastruktur Indonesia yang semakin tangguh.

English