Universitas Persada Indonesia Y.A.I Pimpin PKM Kolaborasi Nasional di Desa Kasomalangan Kulon Jadi Inspirasi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Sinergi
SUBANG – Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional di Desa Kasomalangan Kulon, Kabupaten Subang, kembali menghadirkan pengalaman berharga bagi para peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang berlangsung pada 17 - 18 April 2026.
Melalui kegiatan yang melibatkan akademisi lintas universitas ini, semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat lokal menjadi fokus utama dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
Kehangatan Masyarakat Desa Jadi Pengalaman Berkesan
Pelaksana program Ibu Dr. Rilla Sovitriana, S.Psi., M.Psi., mengungkapkan bahwa jalannya kegiatan PKM di Desa Kasomalangan Kulon memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh makna.
Menurutnya, sambutan hangat masyarakat desa, khususnya saat peserta tinggal di homestay warga, menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat berkesan.
“Pengalaman di Desa Kasomalangan Kulon ini sangat menyenangkan dan penuh makna karena kehangatan masyarakatnya ketika kami diterima di homestay,” ujarnya.
Interaksi langsung antara peserta PKM dan masyarakat dinilai mampu memperkuat hubungan sosial sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
Sinergi Jadi Kunci Pengembangan Desa Wisata
Selain pengalaman sosial, kegiatan PKM Kolaborasi Nasional juga memberikan pembelajaran nyata mengenai pentingnya sinergi dalam mengembangkan potensi desa wisata.
Menurut Ibu Rilla, program ini menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan akademisi dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi lokal desa secara bersama-sama.
“Semangat kolaborasi yang dibangun dalam PKM ini menjadi nilai yang sangat berharga,” katanya.
Melalui pendekatan kolaboratif, desa wisata diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi yang tidak hanya menarik secara wisata, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Menggali Potensi Lokal untuk Masa Depan Desa
Kegiatan PKM ini juga difokuskan pada penguatan potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Berbagai aspek seperti budaya lokal, sektor pariwisata, UMKM, hingga pengelolaan homestay menjadi bagian dari pembahasan dan pendampingan yang dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Harapannya, Desa Kasomalangan Kulon dapat menjadi contoh desa wisata yang berkembang melalui kerja sama antara masyarakat dan institusi pendidikan tinggi.
PKM Diharapkan Semakin Inspiratif dan Berdampak
Ibu Rilla berharap program PKM Kolaborasi Nasional di masa mendatang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki potensi besar untuk menjadi inspirasi dalam pengembangan desa berbasis potensi lokal dan kolaborasi akademik.
“Mudah-mudahan kegiatan ini terus menjadi inspiratif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan PKM Kolaborasi Nasional, UPI Y.A.I bersama berbagai perguruan tinggi di Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan masyarakat, pengembangan desa wisata, dan pemberdayaan potensi lokal secara berkelanjutan.

English