Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”. Womenpreneur Goes to Campus merupakan program kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia melalui Komisi Akses Permodalan dan MUSIAD Indonesia, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas bisnis, literasi kewirausahaan, serta membuka akses pembiayaan bagi mahasiswa dan perempuan muda sebagai calon entrepreneur masa depan.
Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 10 Desember 2025, pukul 09.00–11.30 WIB, bertempat di Auditorium Hj. Darlina Julius, Gedung B Lantai 10, Universitas Persada Indonesia Y.A.I. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan pemangku kepentingan, antara lain Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua Umum KADIN Indonesia Bapak Anindya Novian Bakrie, Ketua DPP IWAPI Ibu Nita Yudi, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KADIN Tatyana Sutara, President of Women Entrepreneur MUSIAD Indonesia Damayanti Hakim Tohir, serta Chief Brand Officer Akademi Femina, Zornia Harisantoso.
Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran perempuan dan generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045. Inisiatif ini juga selaras dengan empat Program Prioritas KADIN Indonesia, yaitu akselerasi UMKM dan ekonomi digital, penguatan industri kreatif dan pembangunan daerah, kesetaraan gender, serta perluasan akses pembiayaan baik konvensional maupun syariah.
Melalui kegiatan ini, Womenpreneur Goes to Campus bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar berani menjadi entrepreneur muda, menghadirkan role model pengusaha lintas sektor, menyediakan edukasi dan jejaring bisnis, serta memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi agenda nasional tahunan dalam upaya pemberdayaan perempuan dan pengembangan kewirausahaan berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk talkshow dan diskusi inspiratif dengan menghadirkan narasumber kompeten di bidang kewirausahaan, yaitu Sere Kalina selaku Co-Founder & CEO Gamecomm Indonesia, Shelly Damayanto, S.Sn selaku Founder GarilanoCraft, serta Dyah Trisnawaty sebagai Venture Capitalist. Diskusi dipandu oleh Alfath Alima Hakim, Pemenang ke-2 Wajah Femina Tahun 2025. Melalui sesi ini, peserta memperoleh wawasan praktis, pengalaman nyata, serta motivasi untuk mengembangkan ide bisnis yang inovatif dan berdaya saing.
Ke depannya, program Womenpreneur Goes to Campus akan dilaksanakan dalam bentuk roadshow kampus hingga tahun 2026, bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), IWAPI, dan Akademi Femina, serta dikaitkan dengan momentum nasional seperti Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan perempuan Indonesia yang berdaya, mandiri, dan berkarya.

English